

Dekade-Entikong. Dalam rangka mengoptimalisasi perekonomian daerah Kalimantan Barat, Forum Wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kalimantan Barat menggelar pertemuan bertema “Berperan Dalam Mengoptimalisasi Kemajuan Perekonomian Di Daerah Kalbar khususnya Di Bidang UMKM, Ekspor Impor, Pertambangan dan Perkebunan”, pada Minggu, 17 November 2024, di Gedung Wisma Nusantara PLBN Entikong, dihadiri sekitar 150 orang dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah, TNI, Polri, serta sektor swasta.
Pertemuan ini dihadiri sejumlah tokoh penting sebagai narasumber yaitu Komandan Distrik Militer (Dandim) 1204/Sanggau Letkol Inf. Subandi, Kasi Humas Polres Sanggau Iptu Keken Sukendar, Kapolsek Entikong AKP Sabja, Kemenkumham Kalbar Riswandi, Bank Kalbar unit Entikong Moh Makmun dan beberapa tokoh penting di Kalbar.
Forum ini dibuka oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1204/Sanggau, Letkol Inf. Subandi, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memajukan perekonomian daerah. Subandi berharap pertemuan ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga baik melalui peningkatan kunjungan wisata, aktivitas perdagangan lokal maupun peluang kerja.
Selain itu Subandi juga menekankan peran forum ini dalam mempromosikan perkembangan wilayah perbatasan. Menurutnya kehadiran teknologi informasi yang kini semakin mudah diakses dapat digunakan untuk mempublikasikan potensi ekonomi lokal. Ia juga mengapresiasi peran wartawan dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Subandi juga menyoroti pentingnya peran wartawan dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat. Sebagai contoh, ia menyebutkan peran media dalam membantu penanggulangan bencana banjir di Sosok beberapa waktu lalu.
Informasi yang cepat dan akurat dari media, menurutnya, berhasil menggerakkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Kolaborasi antara wartawan, pemerintah desa dan masyarakat sangat penting, terutama dalam situasi darurat seperti bencana. Melalui media informasi, bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Berikutnya, Subandi juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 27 November 2024. Dengan tegas ia menyatakan bahwa TNI dan Polri, bersama seluruh komponen bangsa lainnya, berkomitmen menjaga stabilitas agar agenda nasional ini berjalan dengan aman dan lancar.
Selanjutnya, dalam sambutannya, perwakilan dari Kemenkumham Kalimantan Barat, Plh. Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Riswandi, menyampaikan harapan agar forum ini menjadi ajang pertukaran informasi dan penguatan kolaborasi antar pihak. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi berlanjut dalam forum-forum berikutnya. Hal ini penting untuk membangun kebersamaan demi memajukan daerah.
Kemudian perwakilan Bank Kalbar, Mohammad Makmun, menyoroti peran sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal. Ia menjelaskan upaya bank dalam memberikan dukungan berupa pembiayaan mikro dan kredit usaha rakyat (KUR) untuk meningkatkan kapasitas UMKM di Kalimantan Barat. Ia berharap UMKM bisa naik kelas, sehingga mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.
Selanjutnya, Kasi Humas Polres Sanggau, Iptu Keken Sukendar, menyampaikan mengenai salah satu peran dan tugas Polri dalam mengayomi dan melindungi masyarakat. Ia menegaskan komitmen Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif agar kegiatan masyarakat berjalan lancar, apalagi saat menjelang Pilkada serentak yang tidak lama lagi akan dilaksanakan, termasuk juga dalam mendukung program-program peningkatan ketahanan pangan dan ekonomi.
Acara ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang membahas strategi pengembangan ekonomi lokal, termasuk peluang dan tantangan dalam sektor ekspor-impor, UMKM, pertambangan, dan perkebunan. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan dari para peserta untuk bersama-sama memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kalimantan Barat khususnya di kabupaten Sanggau. Para peserta juga berharap hasil pertemuan ini dapat menjadi rekomendasi kebijakan yang berdampak nyata bagi kemajuan daerah. (TOMI/Red)
