Tonel Sandiwara Tradisional Masyarakat Sanggau

Rp80.000

Tonel adalah seni Sandiwara tradisional masyarakat Sanggau yang dahulu pernah ada. Sandiwara tradisional ini dahulunya sangat digemari dan sering dipertunjukkan. Sejarah Tonel di Kabupaten Sanggau mulai dikenal pada era 1930-an, ketika pertunjukan Tonel tidak hanya dipimpin dan dimotori oleh orang Belanda, tetapi telah berkembang menjadi sandiwara rakyat dengan melibatkan masyarakat seniman Sanggau.

Description

Tonel adalah seni Sandiwara tradisional masyarakat Sanggau yang dahulu pernah ada. Sandiwara tradisional ini dahulunya sangat digemari dan sering dipertunjukkan. Sejarah Tonel di Kabupaten Sanggau mulai dikenal pada era 1930-an, ketika pertunjukan Tonel tidak hanya dipimpin dan dimotori oleh orang Belanda, tetapi telah berkembang menjadi sandiwara rakyat dengan melibatkan masyarakat seniman Sanggau. Ketika era 1942-an atau pada masa Penjajahan Jepang, Tonel mengalami krisis pertunjukkan akibat adanya larangan oleh Penjajah Jepang. Pertunjukkan Tonel akhirnya menghilang selama beberapa tahun. Pada tahun 1957, pertunjukkan Tonel mulai dihidupkan kembali. Pada era ini pertunjukkan Tonel lebih banyak berisi tentang Tema yang diangkat dari kisah-kisah masyarakat setempat. Namun sekitar tahun 1963, sandiwara tradisional ini mengalami krisis akibat situasi politik di Negara Republik Indonesia. Pada era 1970-an, sandiwara tradisional masyarakat Sanggau ini mulai hidup kembali hanya saja tidak menggunakan istilah Tonel yang merupakan salah satu istilah dalam Bahasa Belanda dengan sendirinya terganti dengan istilah dalam Bahasa Indonesia yaitu Sandiwara atau Drama.

Additional information

Weight0,10 kg
Dimensions20 × 14 × 1 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tonel Sandiwara Tradisional Masyarakat Sanggau”

Your email address will not be published. Required fields are marked *